OK singkat aja, sebelum di-blok lagi sama mas admin :-)
Hari ini saking suntuknya aku iseng2 nyoba online dengan memasukkan IP dan port secara
trial-error, akhirnya berhasil juga online. Dan hey,.. ternyata nggak ada
Dansguardian dan squid yang
over protected. Aneh juga ya? Kalau di kantor ruang data bisa leluasa chatting dan ber web-cam, mengapa koneksi yahoo messenger sempat down beberapa minggu?
Tapi sudahlah, it's over.
Sekarang ada masalah baru yang perlu dishare. Sejauh ini pengelolaan asset TI di FE UNDIP tergolong kacau. Di satu pihak ada admin aplikasi
simaweb (dan penguasa internet) dan di satu pihak adalah UPKFE (saya dan beberapa rekan) yang merawat LAB serta memberikan pelayanan langsung kepada mahasiswa. Selama ini antara pihak I dan II tidak ada komunikasi yang jelas, dan puncaknya adalah pada hari ini.
Ini adalah hari pertama pengisian KRS (senin), dan seperti biasa kami telah mempersiapkan LAB agar dapat mengakomodasi kepentingan mahasiswa. Pada hari sabtu, semua telah kami cek. 2 dari 3 Lab telah siap untuk digunakan mengisi KRS, kami cukup tenang untuk berangkat hari senin. Tetapi , entah karena apa (kami tidak mendapat pengakuan yang jelas) hari ini kami tidak dapat menghubungkan diri ke Simaweb. Saat itu saya belum sampai di kampus, (saya berniat tidak masuk karena pusing dan kesulitan naik motor) dan hanya ada
Rian serta Budi. Mereka kebingungan, plus teman-teman Rian sempat bikin jengkel Pak Syakir (Maaf Pak, kami berjanji kejadian tersebut tidak akan terulang).
Setelah diusut ke ruang data (dimana Admin aplikasi Simaweb bertugas) didapat penjelasan, yang intinya
"Saat server direstart, ada sedikit perubahan (yang tidak disengaja) sehingga koneksi terputus"
Solusinya, kami diminta mengubah semua komputer lab menjadi DHCP (selama ini statis, karena kami menggunakan billing explorer untuk mengontrol kuota waktu mahasiswa) dan menghubungkan ke simaweb secara langsung (tanpa proksi). Haaahhh? Yang bener? Kalau cuma satu dua kompie sih no problem, tapi ini 40 komputer, dan sudah banyak mahasiswa mengantri di depan lab. Bener-bener deh.. Gak habis pikir ?
Akhirnya kami cuma abisa buka satu lab, karena lab 3 secara misterius menolak koneksi (ah mbuh). Untungnya mahasiswa yang antri cuma sedikit,.. tapi hari ini kami telah mengecewakan banyak orang, dan itu sangatlah bisa dicegah jika saja ada sedikit keterbukaan antara dua pihak.
Sekarang, kami menunggu niat Pak Puji, Pak Dadang, Pak Ibrahim dan Pak Basuki untuk berembug bersama. Saya rasa kita sama-sama rugi jika harus sembunyi-sembunyi seperti ini, saling menjegal, menyalahkan, ah.. gak ada untungnya dan
nggak seru.