Dwilicious Journal

Its just some simple writing about myworld, computer and software




Vector Linux Instalation--Installation Part 1--

0 comments












Akhirnya sampai juga pada bagian instalasi. Langkah instalasi ini dibagi menjadi 2 bagian (karena cukup panjang). Instalasi dilakukan dengan asumsi anda telah menyiapkan partisi linux sebelumnya (lihat bagian partitioning). Langkah selanjutnya adalah booting ke CD vector linux, sehingga muncul langkah instalasi seperti disamping
Pilih pada "Start" untuk memulai instalasi.











Langkah berikutnya adalah menentukan partisi dimana vector linux akan diinstal, karena kita sudah melakukannya dengan BootItNG, maka langkah
pembuatan partisi dapat kita lewati.
Pilihlah "Install" untuk menuju langkah selanjutnya.

Gambar ke tiga merupakan langkah dimana kita menentukan partisi root dan swap (partisi yang harus ada) dan partisi home (tidak harus ada) sebagai tempat menyimpan data tiap-tiap user. Setup biasanya mampu mendeteksi mana partisi root dan mana partisi swap secara otomatis, jadi jika anda hany amempunyai satu partisi linu dan satu partisi swap, maka langkah ini tidak akan sulit












Karena kita cuma membuat satu partisi linux maka lewati saja langkah "Home" dan langsung Pilih ke "Swap". Setela anda pilih "Swap" maka akan ditanyakan partisi mana yg akan digunakan (dalam kasus ini adalah /dev/hda7) kemudian dilanjutkan dengan partisi "Root" (/dev/hda6).
Untuk partisi "Root" anda diberi tiga pilihan system file, yaitu; ReiserFS, Ext2 dan Ext3. Anda bebas memilih tapi karena Ext2 biasanya memiliki performa yang lebih cepat, maka saya memilih Ext2.











Langkah selanjutnya adalah pemilihan paket (aplikasi) yang akan diinstal. Disini ada 3 paket utama yang ditawarkan. anda boleh saja memilih seluruh paket tersebut. Saya hanya memilih paket dasar dan Xampp (Apache,PHP, MySQL, Perl, dan aplikasi pengembangan Web lainnya). Untuk Open Office rencananya akan diinstall versi 2 (beta). Anda bisa menggunakan paket-paket Slackware pada vector linux (lihat di linuxpackages.net)

Selain 3 Paket utama, ada juga paket lainnya seperti pada gambar dibawah. Anda bisa memilih dengan melihat deskripsi singkat masing-masing paket.











Manajemen paket vector linux sama dengan manajemen paket pada slackware, format paket yang digunakan adalah binary *.tgz, yang tidak menggunakan deteksi dependensi otomatis. Hal ini mungkin tidak terdengar bagus, tetapi pada prakteknya membuat sistem slackware lebih fleksibel.
Anda dapat dengan mudah menambah paket dengan tool seperti pkg, pkginstall atau pkg-tool. Anda bahkan bisa menambahkan gnome dengan mudah (lihat gsb.sf.net)

Langkah instalasi berikutnya adalah pemasangan lilo, deteksi dan pengaturan hardware. Hal tersebut tidak dapat dibahas kali ini, sorry ya.. :D, saya akan usahakan secepatnya

Thanks 4 reading


My Technorati

Dwi Susanto
Dwi Susanto
Create Your Badge

Posting Terakhir

Archives

Links


ATOM 0.3
View My Stats