Dwilicious Journal

Its just some simple writing about myworld, computer and software




Sekilas OpenSUSE 11.2
















Hari ini adalah rilis openSUSE versi 11.2. Rilis terbaru membawa segudang fitur baru. Untuk lebih jelasnya silakan lihat release notes ;-)

Saya sendiri mendownload openSUSE 11.2 satu hari sebelum rilis resmi dari link yang saya dapat di distrowatch (http://distrowatch.com). Dalam instalasi ini saya memilih versi Gnome live CD x86. Sedangkan komputer yang saya gunakan adalah laptop hp seri 520 dengan prosesor intel t2400 (dual core 1.8ghz), kartu grafis intel 945, memori 1.5gb dan harddisk 120gb.

Instalasi dapat dilakukan dengan cukup sederhana. Kebetulah saya telah memiliki partisi linux yang siap digunakan dan installer opensuse 11.2 ternyata dapat mendeteksi dan memberikan mount point secara otomatis. Selebihnya hanya melanjutkan proses pengcopyan file-file ke harddisk dan konfigurasi awal system. Instalasi akan menggunakan ruang sekitar +/-3 Gb untuk partisi root, sedangkan untuk home sya gunakan partisi terpisah. Proses instalasi berjalan cukup cepat (tidak sampai 30 menit).

Kebetulan semua hardware dapat terdeteksi dengan baik, sehingga menghemat waktu konfigurasi driver tambahan. Sound, network, dan compiz berjalan dengan baik. Setelah dilakukan beberapa setting jaringan komputer dapat terhubung ke internet.

Seperti biasa dukungan multimedia dan program komersial tidak ditemukan dalam versi live CD. Hal pertama yang saya lakukan adalah mengatur repository dan menambahkan beberapa program tambahan seperti flash player, mplayer dan multimedia codec.

Dari performa secara umum, versi opensuse kali ini dapat bekerja cukup baik (meski bukan distro tercepat yang pernah saya coba). Khusus untuk performa multimedia, versi opensuse kali ini adalah yang pertama kali dapat memainkan video beresolusi HD dengan baik (versi sebelumnya tersendat dalam memainkan video HD).

Kecepatan openSUSE 11.2 dapat lebih dimaksimalkan dengan menonaktifkan service yang tidak terpakai. Dengan meminimalkan program yang berjalan di background, konsumsi memory dapat lebih dihemat dan proses booting dan shutdown dapat dipercepat.

Kesimpulan akhir dalam menggunakan openSUSE 11.2 adalah:
Versi ini adalah versi opensuse terbaik yang pernah saya gunakan. Kebetulan saya adalah penggemar anime, dan kebanyakan koleksi anime saya beresolusi HD. Dengan adanya openSUSE 11.2 problem saat memutar video beresolusi HD telah dapat diatasi. Akhir kata, have a lot of fun!

Labels: ,


MacOS X 10.5.7 di HP 520















Berhasil install, meski driver VGA belum terdeteksi. OS berjalan dengan cepat, hanya saja sering hang. Akhirnya aku uninstall, entah kapan mau install lagi


Simple setup ASIO and Foobar2000


Ini adalah langkah untuk menggunakan ASIO pada foobar 2000. Tetapi mengapa menggunakan ASIO? Alasannya bisa dibaca di http://www.avsforum.com/avs-vb/archive/index.php/t-739263.html.

Untuk menggunakan ASIO diperlukan:

Untuk software silakan di download kemudian install seperti biasa. Untuk komponen ASIO foobar2000 (foo_out_asio.dll) extract di folder component foobar (defaultnya di C:\Program Files\foobar2000\components).

Setelah semua software terinstall, jalankan foobar2000. Klik File | Preference (atau Ctrl+P). Klik Playback | Output | Asio Virtual Device | Klik Add New. Akan muncul kotak dialog untuk mengatur output ASIO. Secara otomatis yang muncul adalah ASIO4ALL v2. Langsung saja klik OK. Kemudian kembali ke Playback | Output. Pada Output device pilih ASIO: ASIO4ALL v2. Kemudian klik Close. Coba mainkan file audio yang berkualitas tinggi dan rasakan bedanya :-).

Untuk menguji apakan ASIO bekerja atau tidak, gunakan mixer bawaan windows. Geser-geser Wave Out volume. Kalau tidak berpengaruh ke volume audio di foobar2000 berarti ASIO telah digunakan.


Desktop Keren



















Opensuse 11.1 Gnome 2 versi tepatnya nya lupa


Kopiluak di Soul Eater

0 comments

Kemarin waktu lihat soul eater episode 50 ada adegan yg cukup menarik. Disitu excalibur (makhluk kecil putih dengan bentuk yang aneh) minta kopi. Yang diminta ternyata bukan kopi biasa, tetapi kopiluak (benda hitam yg dipangku excalibur ternyata seekor luak)

Labels: ,


My Technorati

Dwi Susanto
Dwi Susanto
Create Your Badge

Posting Terakhir

Archives

Links


ATOM 0.3
View My Stats